Apa itu WordPress? Barangkali ada dari kalian yang belum sama sekali tahu apa itu tentang WordPress. Pertama kali admin baca berita di tabloid saat tahun 2007 admin pun memiliki pertanyaan yang mirip. Dan kini admin bakal sharing sedikit cerita mengenai WordPress, sebab admin jadi makin cinta WordPress.

Sejarah singkat WordPress

WordPress atau biasa disebut oleh sebagian besar orang sebagai WP merupakan satu software yang dapat kalian gunakan tuk membuat website, entah untuk web pribadi, situs portal atau bahkan online shop sekalipun. Tahun 2003, Matt Mullenweg, mendapatkan WordPress lantaran kebutuhannya akan suatu software publishing online. Ketika itu b2 merupakan salah satu software sejenis yang sudah dihentikan oleh developernya. Maka Matt bersama-sama dengan sebagian rekannya menjalankan forking didalam code b2 dan terciptalah WordPress.

Beberapa saat kemudian, Movable Type, satu dari beberapa platform online publishing lain menerapkan harga tuk penggunaannya, maka makin tidak sedikit orang cari alternatif gratis, WP merupakan pilihan tepat ketika itu. Sampai saat ini WordPress maju sangat pesat dibawah naungan perusahaan yang dibangun oleh Matt, Automattic.Inc.

Automattic

Automattic merupakan induk dari sebagian produk yang berhubungan dengan web. Sejumlah software dan website layanan penyedia yang berhubungan dengan WordPress ada dibawah naungan dari Automattic. Dua yang sangat signifikan didalam perannya mengembang biakkan WP ialah penyedia blog gratis dengan WordPress yakni WordPress.com dan web komunitas WordPress.org

WordPress.com

Kalau kalian mau mengetahui seperti apa WordPress itu, kalian dapat berkunjung ke WordPress.com dan register disana. Kalian bisa mendapat suatu blog dengan nama semacam blogkeren.wordpress.com dengan gratis. Jika tidak begitu kalian bisa pilih nama lain semacam blogkeren.com dengan biaya tahunan tuk domain dan hosting yang cukup mahal.

Pilihan nama domain custom tersebut merupakan salah satu upaya bisnis dari WP, meskipun WP merupakan sebuah software 100% gratis, open source, namun untuk pengembangannya pasti pula dibutuhkan biaya. WordPress.com merupakan salah satu sourcenya selain beraneka layanan berbayar lain.

WordPress.org

WordPress.org jadi salah satu petunjuk pertama bagi user WordPress. Bagi developer, disanalah mereka submitting karya-karyanya bertipe themes dan plugin yang totalnya ribuan.

Themes membuat design website atau blog kalian dapat berubah semau kalian. Sedangkan dengan plugin kalian dapat melengkapi berbagai fitur extra yang tidak ada didalam WordPress. Themes dan plugin begitulah yang membuat WordPress fleksibel, mungkin saja blog biasa, website berita atau online shop sekalipun.

Kalau kalian mendapatkan masalah tersendiri dengan WP yang kalian gunakan, bisa juga coba mencari solusinya lewat forum, yang mana banyak sekali pengguna lainnya yang bakal membantu. Di website itu juga para developer yang sebagiannya adalah karyawan Automattic berdiskusi dan mengulas tentang kemajuan WordPress kedepannya dan pimpinan adalah Matt. Kalau kalian nantinya sudah canggih coding mengenai WP bisa ikutan di web make.wordpress.org.

Bisnis besar berbasis WordPress

Didalam direktori themes dan plugin itu ada yang menyiapkan themes dan plugin 100% gratis, ada yang memakainya tuk memajang sejumlah lite version dari produk premium mereka. Bisnis berplatform WordPress mulai ada semenjak 2008, ketika Justin Tadlock membangun Theme Hybrid dan Brian Gardner mengenalkan Revolution themes. Kemudian banyak sekali website besar lain yang memberikan themes premium, pelayanan web development berplatform WordPress, Hosting special WordPress yang dipemrakarsai WPEngine dan ada lagi lainnya.

Keunikan didalam dunia WordPress yang gratis tapi bisa menciptakan sistem ekonomi bagi mereka yang ikut-ikutan didalamnya yang membuat WordPress makin besar setiap harinya. Semua itu tidak lepas dari peranan Matt Mellenweg yang sampai saat ini jadi penentu kebijakan tunggal didalam menentukan arah kemajuan WP.

Mengaplikasikan trik SEO didalam mengurus suatu blog merupakan hal wajib yang musti kalian ketahui, kalau kalian mau memperoleh audien secara gratis dari Google, tanpa perlu repot berkomentar di blog sahabat, minta kedatangan balik dan komentar feedback, posting update di grup Facebook serta Forum atau mungkin pasang Iklan.

Maka sekarang sebelum kalian dapat mempergunakan Yoast SEO, admin akan menyiapkan panduan mengenai Cara Setting Plugin Yoast SEO menurut pengalaman admin sepanjang ini. Tapi ini baru upaya settingnya ya, belum lagi cara untuk menulis artikel supaya makin optimal nantinya SEO posting kalian.

Tanpa perlu banyak mengarang prolog lagi admin bakal langsung menerangkan tentang cara setting plugin SEO pabrikan Yoast untuk WordPress yang sangat efektif pendapat pengalaman admin sebelumnya.

Cara Setting Dashboard

Tak banyak yang harus kalian setting di sini, check saja atas itu hanya kalian hilangkan sebetulnya, tapi kalau begitu pun tak apa-apa, toh tak ada efeknya. Masukkan database Google Webmaster tool, dan Alexa Verification ID kalian tuk memudahkan setting blog dari beragam tool webmaster.

Cara Setting Title dan Meta

Tuk Cara Setting WordPress SEO Plugin di salah satu Title dan Meta ini, terdapat sejumlah tab, di tab semuanya dicheck terkecuali use meta keywords tag. Sebab Keywords sekarang tak diperhatikan oleh Google sekalipun.

Di tab home merupakan setting title ketika halaman muka blog dibuka. Lalu untuk meta description ialah penjelasan dari blog kalian. Kadangkala ini mirip seperti tagline, namun lebih bagusnya menulisnya secara manual saja.

Sedang kan tuk setting meta buat posting serta halaman admin abaikan saja. Admin dominan lebih suka edit meta title dan description yang terdapat di setiap posting dan halaman dengan manual.

Cara Setting Social

Di halaman social, setting dengan tekan tombol tuk menjadi Admin Facebook blog yang tengah disetting. Usai masuk, langsung input URL dari laman resmi Facebook blog. Tuk tab twitter tinggal input saja handle @blogkalian. tuk blog ini memang tak admin buat twitter sendiri.

Sedangkan tab Google+ tuk menampilkan Authorship kalian dari blog, umumnya data diambil saat kalian mengisi form Google+ di Profil, tuk kolom kedua bila kalian membuat laman di Google+ tuk blog kalian, input saja URL nya disana.

Cara Setting XML Sitemaps

Tak banyak yang perlu kalian rubah kedalam bagian XML Sitemaps disamping check terhadap check box paling atas tuk mengaktifkan Google XML Sitemaps Yoast SEO. Bila ada yang tak boleh diindex, pilih aja satu per satu di bagian exclude tersebut.

Cara Setting Permalinks

Cara Setting Plugin Yoast SEO di bagian permalink dapat dengan check 2 checkbox, bisa buang category ataupun post dari URL arsip web. Selebihnya check seperti itu juga.

Setting WordPress SEO Plugin – Internal Linking

Ini merupakan bagian dimana kalian bisa setting link didalam blog, umumnya dari sini nantinya akan terdapat breadcrumb ketika sudah tepat disetting. Tuk menambahkan breadcrumb dari atas title posting kalian harus edit file single.php dari themes kalian kalau tak support secara otomatis.

Dua menu berikutnya, RSS dan Export Import boleh dilewati saja, khususnya kalau misalnya admin jarang mengganti plugin SEO.

Setting Edit Files

Bagian ini bermanfaat jika kalian memerlukan pengupdatetan settingan robots.txt juga file .htaccess di server kalian. Robots.txt sarat rule yang musti diikuti search engine dalam mengindeks laman kalian, berisi direktori yang bisa dan tidak bisa diakses.

Sedangkan .htaccess file terdiri dari konfigurasi server kalian, bisa berhubungan dengan pretty permalink, ataupun digunakan tuk melarang gambar ditonjolkan dari web orang lain.